Kami
dilahirkan dan dibesarkan di tanah yang sangat indah, yaitu Indonesia. Negara
dan bangsa kami memiliki budaya yang luhur, dimana setiap benda yang dibuat
oleh manusia Indonesia memiliki banyak makna dan fungsi. Lihatlah Lingga dan
Yoni di beberapa candi yang ada di Indonesia. Lingga dan Yoni merupakan simbol
kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Lingga dan Yoni ini kemudian
digunakan oleh Ir. Sukarno sebagai bentuk dari Monas (Monumen Nasional). Adanya
simbol itu merupakan sebuah pengharapan dan doa dari para leluhur bangsa kami
untuk terus memperjuangkan kesejahteraan bangsa kami.
kalo mau copas boleh kok, asal dicantumkan alamatnya. silahkan download Peran M. H. Thamrin dalam Volksraad (1927-1941) di http://eprints.uny.ac.id/26469/ Semangat Belajar ! Alumni Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta dan Alumni Magister Pendidikan Sejarah Universitas Sebelas Maret
Minggu, 29 Januari 2017
Jumat, 20 Januari 2017
Anti-Politik: Penunggang Bebas
Menurut
aristoteles politik adalah suatu alat untuk mendapatkan kekuasaan dalam rangka
mewujudkan masyarakat yang adil. Untuk mendapatkan kekuasaan tersebut, pemimpin
harus melewati tahapan pemilihan umum. Pemilih dalam memilih calonnya memiliki
beberapa perilaku politik. Perilaku yang banyak muncul di Indonesia adalah
perilaku pilihan rasional dan ideologi dominan.
Minggu, 15 Januari 2017
NASIONALISME KITA TELAH MUNDUR?
Persatuan
dan kesatuan adalah kata perekat yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Kata
tersebut dibentuk bukan atas dasar kesamaan agama, suku, atau pun ras tertentu.
Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia terbentuk melalui kesamaan tujuan.
Kesamaan tujuan tersebut adalah kesamaan derajat, kesamaan keadilan, dan
kesamaan cita-cita. Kesamaan tersebut dapat dilihat dari pepatah berdiri sama
tinggi, duduk sama rendah.
Kamis, 29 Desember 2016
KAMI YANG MEMUJA ANGKA
Angka
bagi mahasiswa merupakan sebuah hal yang penting dalam sebuah proses
perkuliahan. Seringkali angka juga menjadi sebuah pembunuh yang sangat efektif
dan bertujuan untuk membunuh karakter kritis, peduli, dan berani dalam menuntut
sebuah keadilan. Bukan hanya sebuah alat untuk membunuh karakter mahasiswa,
angka juga dapat menjadi sebuah alat penanaman pemikiran tentang materialisme. Materialisme
adalah sebuah paham yang mengakui adanya wujud nyata (kebendaan) dan menolak
adanya paham tentang nonbenda (metafisik). Berdasarkan penjelasan tersebut,
penulis tidak hanya mengartikan bahwa materialisme merupakan paham yang
menekankan kebendaan (harta), akan tetapi juga nilai dan waktu.
Minggu, 25 Desember 2016
AKU
Sejak
awal masuk dunia kampus, saya berjanji kepada diri saya untuk tidak ikut dalam
organisasi yang berafiliasi dengan partai politik. Godaan banyak ditawarkan
oleh beberapa kawan baik itu dari organisasi yang berafiliasi dengan partai
nasionalis dan partai agamis. Tetapi saya yang keras kepala terus menolaknya
dengan halus.
Kamis, 22 Desember 2016
Pemimpin Anak Negri !
Datoek
Toemenggoeng dalam pidatonya di Volksraad seringkali mengucapkan kata pemimpin
yang paham pergaulan anak negri. Mari kita coba untuk menganalisisnya,
perkataan yang dimaksud memiliki arti bahwa pemimpin harus dekat, paham, dan
memiliki rasa yang sama dengan anak negri (rakyat). Merekalah yang seharusnya
menjadi wakil pemimpin dalam sistem pemerintahan Hindia Belanda. Akan tetapi,
pemerintah jajahan tidak menginginkannya meskipun telah disarankan oleh Prof.
Snouck dan Prof. Van Vollenhoven.
Rabu, 21 Desember 2016
Kontroversi Ujian Nasional
Ujian
Nasional yang dewasa ini ramai dibicarakan oleh masyarakat maupun akademisi
merupakan sebuah hal yang sangat ditakutkan oleh pelajar di Indonesia. Penulis
dalam hal ini mencoba untuk memberikan pandangannya terkait permasalahan yang
kembali ramai dibicarakan. Hal ini kembali ramai dibicarakan akibat adanya ide
yang dilontarkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan yaitu Muhajjir Effendi.
Langganan:
Postingan (Atom)