Minggu, 29 Januari 2017

Alat Pengingat Budaya

Kami dilahirkan dan dibesarkan di tanah yang sangat indah, yaitu Indonesia. Negara dan bangsa kami memiliki budaya yang luhur, dimana setiap benda yang dibuat oleh manusia Indonesia memiliki banyak makna dan fungsi. Lihatlah Lingga dan Yoni di beberapa candi yang ada di Indonesia. Lingga dan Yoni merupakan simbol kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Lingga dan Yoni ini kemudian digunakan oleh Ir. Sukarno sebagai bentuk dari Monas (Monumen Nasional). Adanya simbol itu merupakan sebuah pengharapan dan doa dari para leluhur bangsa kami untuk terus memperjuangkan kesejahteraan bangsa kami.

Jumat, 20 Januari 2017

Anti-Politik: Penunggang Bebas

Menurut aristoteles politik adalah suatu alat untuk mendapatkan kekuasaan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil. Untuk mendapatkan kekuasaan tersebut, pemimpin harus melewati tahapan pemilihan umum. Pemilih dalam memilih calonnya memiliki beberapa perilaku politik. Perilaku yang banyak muncul di Indonesia adalah perilaku pilihan rasional dan ideologi dominan.

Minggu, 15 Januari 2017

NASIONALISME KITA TELAH MUNDUR?

Persatuan dan kesatuan adalah kata perekat yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Kata tersebut dibentuk bukan atas dasar kesamaan agama, suku, atau pun ras tertentu. Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia terbentuk melalui kesamaan tujuan. Kesamaan tujuan tersebut adalah kesamaan derajat, kesamaan keadilan, dan kesamaan cita-cita. Kesamaan tersebut dapat dilihat dari pepatah berdiri sama tinggi, duduk sama rendah.

Kamis, 29 Desember 2016

KAMI YANG MEMUJA ANGKA


Angka bagi mahasiswa merupakan sebuah hal yang penting dalam sebuah proses perkuliahan. Seringkali angka juga menjadi sebuah pembunuh yang sangat efektif dan bertujuan untuk membunuh karakter kritis, peduli, dan berani dalam menuntut sebuah keadilan. Bukan hanya sebuah alat untuk membunuh karakter mahasiswa, angka juga dapat menjadi sebuah alat penanaman pemikiran tentang materialisme. Materialisme adalah sebuah paham yang mengakui adanya wujud nyata (kebendaan) dan menolak adanya paham tentang nonbenda (metafisik). Berdasarkan penjelasan tersebut, penulis tidak hanya mengartikan bahwa materialisme merupakan paham yang menekankan kebendaan (harta), akan tetapi juga nilai dan waktu.

Minggu, 25 Desember 2016

AKU


Sejak awal masuk dunia kampus, saya berjanji kepada diri saya untuk tidak ikut dalam organisasi yang berafiliasi dengan partai politik. Godaan banyak ditawarkan oleh beberapa kawan baik itu dari organisasi yang berafiliasi dengan partai nasionalis dan partai agamis. Tetapi saya yang keras kepala terus menolaknya dengan halus.

Kamis, 22 Desember 2016

Pemimpin Anak Negri !

Datoek Toemenggoeng dalam pidatonya di Volksraad seringkali mengucapkan kata pemimpin yang paham pergaulan anak negri. Mari kita coba untuk menganalisisnya, perkataan yang dimaksud memiliki arti bahwa pemimpin harus dekat, paham, dan memiliki rasa yang sama dengan anak negri (rakyat). Merekalah yang seharusnya menjadi wakil pemimpin dalam sistem pemerintahan Hindia Belanda. Akan tetapi, pemerintah jajahan tidak menginginkannya meskipun telah disarankan oleh Prof. Snouck dan Prof. Van Vollenhoven.

Rabu, 21 Desember 2016

Kontroversi Ujian Nasional

Ujian Nasional yang dewasa ini ramai dibicarakan oleh masyarakat maupun akademisi merupakan sebuah hal yang sangat ditakutkan oleh pelajar di Indonesia. Penulis dalam hal ini mencoba untuk memberikan pandangannya terkait permasalahan yang kembali ramai dibicarakan. Hal ini kembali ramai dibicarakan akibat adanya ide yang dilontarkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan yaitu Muhajjir Effendi.