Minggu, 17 Juli 2016

Pradipto Niwandhono. 2011. Yang ter(di)lupakan. Djaman baroe.
1.      Kaum indo, kelompok mayoritas mereka lebih banyak menempati posisi menengah ke bawah dalam perusahaan swasta maupun jenjang birokrasi. Pada saat itu di dalam masyarakat tersebut orang Indo menjadi suatu permasalahan karena mereka menjadi suatu kelompok miskin tersendiri. Dari masyarakat pemukim tersebut. 25.

Selasa, 03 November 2015

Mengapa bahasa Melayu dijadikan sebagai bahasa Nasional? Mengapa tidak bahasa Jawa yang memiliki jumlah pengguna terbanyak di Indonesia?

Kedua buah pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan yang sederhana akan tetapi sulit untuk dijawab. Tulisan ini akan mencoba untuk menjawab kedua buah pertanyaan tersebut. Sebelum mencoba menjawab, terlebih dahulu penulis akan mengkaji fungsi bahasa.

Kamis, 20 November 2014

bukan?

bukankah hatta ketika itu muda?
bukankah kartini itu tahu agamanya?
bukankah nabi besar sedikit pengikutnya?
ya, begitu adanya ketika mereka panas membara dan hanya peduli cita !
   kamu? hatimu seperti mereka?
   cerdasmu seperti mereka?
   tidak juga jawabnya
   mereka mewariskan cita sama seperti panas membaranya semangatmu
bukankah kematian akan datang?
tapi mengapa takut akan datangnya?
bukan juga ketakutan akan neraka, bukan?
tapi manisnya dunia sekam neraka dalam akhirat
   terus terus lari !
   kejar kejar mereka meski dibui !
   mati, matilah meninggalkan cita mereka !

                                                 Yogyakarta, 2 Februari2014

HATTA

Negeri, negeri pertiwi nan suci
merdeka dengan darah dan air mata
terlunta akan pemuda yang ingkar akan cita-cita bangsa
lupa, lupa akan arti merdeka
   bukan diri ini yang merdeka tapi bangsa dan negaranya
   musuh seharusnya tidak ada tetapi semua merasa jumawa
   aku? aku hanyalah pemuda yang ingin seperti dirimu
   berani dalam diam dan takut akan kekuasaan
harta? sedikit pun dirimu tidak memikirkannya
aku? aku hanya ingin seperti dirimu !!!
aku hanya ingin seperti dirimu !!!

                                                    Yogyakarta, 6 Februari 2014

kita pengkhianat bangsa

lantang lantang lantang suara mereka !
berbahasa lembut nan santun bungkus intelektual mereka !
mati? ya mereka mati bukan demi uang !
mereka hanya ingin kebebasan !
   kebebasan yang tidak menindas !
   kita? generasi yang lupa akan mereka !
   kita? sampah nurani durhaka !
   kita? kita? kita? harapan?
hah buang saja disudut hatimu pahlawanku !

                                               Yogyakarta, 6 Februari 2014